Sistem Pengaman Sepeda Motor Berbasis Arduino Dengan GPS Tracker

Authors

  • Rizal Fahwi Matondang Universitas Negeri Padang
  • Hansi Effendi Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.24036/jtein.v3i2.294

Abstract

Peningkatan angka kebutuhan sepeda motor setiap tahun memberikan dampak positif terhadap perkembangan teknologi yang terdapat pada sepeda motor. Perusahaan yang memproduksi sepeda motor terus bersaing untuk mengeluarkan produk dengan teknologi yang semakin canggih dari sebelumnya. Salah satu teknologi yang terus dikembangkan pada sepeda motor yaitu sistem keamanannya. Seiring perkembangan teknologi yang semakin canggih terutama dibidang IoT penelitian ini mengusulkan sistem keamanan sepeda motor berbasis arduino dengan menggunakan  GPS tracker. Dengan memenfaatkan fitur GPS dapat memantau dan mengetahui lokasi keberadaan sepeda motor. Sistem keamanan dibuat menggunakan teknologi wireless untuk terhubung ke internet dan data yang di proses oleh Arduino Uno dapat dimonitoring secara realtime dari jarak jauh melalui smartphone dan aplikasi blynk. Data  yang akan ditampilkan pada aplikasi blynk yaitu lokasi sepeda motor, level daya baterai, tombol on/off sistem keamanan, serta menyalakan dan mematikan kunci kontak. Sensor getar SW-420 akan mendeteksi terjadinya getaran tidak normal pada sepeda motor dan indikator buzzer akan berbunyi. Modul GSM SIM900A berfungsi menghubungkan mikrokontroller dengan smartphone melalui sinyal internet untuk mengirim notifikasi pada aplikasi blynk. Berdasarkan pengujian yang sudah dilakukan sistem pengaman sepeda motor ini dapat bekerja dengan baik, GPS tracker dapat memberikan data keberadaan sepeda motor. Sistem kontrol kunci kontak dapat bekerja dengan kecepatan pengiriman data tergantung pada koneksi sinyal internet dilokasi.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2022-10-27

How to Cite

Matondang, R. F., & Effendi, H. (2022). Sistem Pengaman Sepeda Motor Berbasis Arduino Dengan GPS Tracker. JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia, 3(2), 515–523. https://doi.org/10.24036/jtein.v3i2.294

Most read articles by the same author(s)