Rekonfigurasi Sistem 20 kV Penyulang Polamas dan Penyulang Gajah Mada Pada PT.PLN ULP Belanti

Authors

  • Muhammad Fajri PT.PLN (Persero) ULP Belanti
  • Ali Basrah Pulungan Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.24036/jtein.v3i1.223

Abstract

Indikator pelayanan listrik dikatakan kurang baik apabila pasokan listrik yang disalurkan sering mengalami pemadaman yang menyebabkan pelanggan tidak dapat memanfaatkan listrik dalam jangka waktu tertentu. Tingkat durasi dan frekuensi terjadinya pemadaman ini dilambangkan dengan SAIDI (System Average Interruption Duration Index) dan SAIFI (System Average Interruption Frequency Index) yang mana kedua hal ini juga berpengaruh terhadap tingkat energi yang tak tersalur yang dilambangkan dengan ENS (Energy Not Sold). Penelitian ini dilakukan pada penyulang polamas yang merupakan salah satu penyulang prioritas untuk memenuhi kelistrikan dikota padang. Untuk menangani hal tersebut maka salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan rekonfigurasi penyulang polamas ke penyulang gajah mada. Dari hasil pengujian yang dilakukan menggunakan ETAP 12.6 didapati bahwa terjadi penurunan pada tingkat SAIDI dan SAIFI penyulang polamas serta berpengaruh juga terhadap penurunan nilai ENS.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2022-02-16

How to Cite

Fajri, M., & Pulungan, A. B. (2022). Rekonfigurasi Sistem 20 kV Penyulang Polamas dan Penyulang Gajah Mada Pada PT.PLN ULP Belanti. JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia, 3(1), 185–192. https://doi.org/10.24036/jtein.v3i1.223

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>